Kejujuran adalah prinsip bisnis yang utama. Baik bisnis (dalam kehidupan politik) kalau mau jadi caleg, politikus, pejabat atau penguasa, atau bisnis (dalam bidang ekonomi) kalau mau jadi pengusaha, konglomerat dan lain-lain. Dinegeri ini (Indonesiaku) dengan penduduk mayoritas muslim, yang namanya kejujuran sangat langka. Penipuan, korupsi, penggelapan sudah menjadi hal biasa. Akhirnya rasa curiga dan saling tidak percaya timbul dimana-mana. Padahal dengan "kejujuran" akan timbul rasa percaya (trust) dalam diri konsumen (pelanggan)/mitra bisnis atau siapa saja kepada kita.
Bila anda seorang muslim, Kejujuran merupakan akhlak yang sangat utama dan wajib hukumnya baik dalam berbisnis maupun beraktivitas sehari-hari. Sebagaimana sabda Rasullullah SAW dalam haditsnya :
“ Kejujuran akan menunjukkan manusia pada kebaikan (keberuntungan). Kebaikan akan mendorong manusia masuk kedalam surga (kebahagiaan). Seseorang yang selalu berkata benar akan dicatat oleh Allah SWT sebagai seorang yang jujur. Kebohongan akan menunjukkan manusia pada dosa dan dosa akan mendorongnya kedalam neraka (kesengsaraan). Seseorang yang selalu berkata tidak benar (tidak jujur) akan dicatat Allah SWT sebagai seorang pembohong.” (Muttafaq ‘alaih)
Ketidak jujuran dalam berbisnis/transaksi merupakan dosa yang nyata bagi seorang Muslim. Ketidak jujuran identik dengan penipuan. Dengan berlaku tidak jujur seorang Muslim akan berdosa sebagaimana diterangkan hadits diatas. Mudhorat yang didapatnya akan jauh lebih besar dari manfaat yang diperolehnya. Seorang yang berlaku tidak jujur akan dijauhi mitra bisnisnya. Konsumen akan enggan bertransaksi dengannya. Sedapat mungkin mereka akan menjauhi kita dalam berbisnis. Perilaku kita ini lambat laun akan tersebar kemana-mana dari mulut kemulut. Dan ini merupakan iklan yang sangat buruk bagi usaha bisnis kita. Hasil usaha kita dari ketidak jujuran tidak akan mendapat berkah dari Allah SWT. Artinya kita akan berdosa dan memperoleh kesengsaraan berupa kehancuran bisnis kita didunia dan masuk neraka di akhirat kelak.
Cobalah kita ambil dari sudut pandang diri kita. Maukah kita bertransaksi atau berbisnis dengan orang yang tidak jujur ? Maukah kita berbelanja ketoko atau produk yang ternyata kita tertipu setelah membelinya ? Kita tertipu dengan iklannya, kita tertipu dengan mulut manisnya, kita tertipu dengan penampilan produknya dan seterusnya. Sumpah serapah tentu akan kita tumpahkan setelah kita menyadari kita tertipu. Kita tidak akan lagi membeli di toko atau produk tersebut. Kita akan berusaha mencari tempat lain atau produk lain, bila kita akan berbelanja kembali. Kita tidak akan kembali ketempat yang sama, kita tidak mau tertipu kedua kalinya. Bahkan kita mungkin akan menceritakan hal tersebut kepada keluarga kita, kerabat kita atau kenalan kita. Sadarilah betapa besarnya dampak perilaku yang tidak jujur. Dia akan menjadi iklan yang luar biasa dalam menghancurkan bisnis kita. Jika hal itu dilakukan berulang-ulang maka dia akan menjadi monster yang dahsyat yang akan memangsa bisnis kita. Betapa mudahnya pelanggan lari dari kita. Bertahun-tahun kita mencari pelanggan, namun hilang dalam sekejap karena perilaku yang tidak jujur. Seperti debu diatas batu yang ditiup angin kencang, lenyap dalam sekejap tanpa mampu menghadang.
Jika anda seorang konsumen tentu anda mencari penjual yang jujur. Jujur dalam segala hal, jujur dalam harga, jujur dalam kualitas dan kuantitas barang yang dijual. Jelaslah KEJUJURAN adalah segalanya. Nabi Muhammad SAW adalah seorang pedagang yang sukses karena memegang prinsip kejujuran sebagai prinsip nomor satu dalam bisnisnya. Beliau digelari Al-Amin. Dan kejujuran merupakan iklan yang sangat efektif dalam bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya.
Marilah kita selalu bertindak jujur dalam berbisnis, maka pelanggan akan mencari kita. Kita akan disenangi pelanggan dan kita tidak akan ditinggalkan oleh pelanggan. Kejujuran adalah salah satu kunci utama keberhasilan dalam berbisnis. Kunci ini sering dianggap remeh oleh para pebisnis. Kalau sudah demikian silahkan dibuktikan.
Kesuksesan yang dicapai dengan ketidakjujuran adalah kesuksesan yang semu, kesuksesan yang tidak mendapatkan barokah dari Allah SWT. Seperti bangunan yang tinggi tanpa pondasi. Setiap saat bisa roboh hancur berkeping-keping. Kesuksesan semu yang tidak dapat memberikan kebahagiaan pada pemiliknya. Kesuksesan semu yang tidak dapat membuatnya tidur nyenyak, khawatir keculasannya diketahui orang. Banyak contoh ketidak jujuran yang mengakibatkan kehancuran. Misalnya Enron sebuah perusahaan raksasa di Amerika telah hancur dalam waktu yang relative singkat hanya karena ketidakjujuran. Hanya memanipulasi Laporan Keuangan, berarti telah berlaku tidak jujur pada stackholdernya, pemegang sahamnya. Inilah awal suatu kehancuran. Karena itu berlaku jujurlah dalam berbisnis karena Allah SWT. Insya Allah Bisnis anda akan di berkahi oleh Allah SWT. Ingatlah setiap orang akan senang bertransaksi kepada orang yang jujur. Senang berinteraksi dengan orang yang jujur. Senang bekerjasama dengan orang yang jujur. "Kejujuran adalah iklan bisnis yang paling dahsyat".
Kejujuran inilah kunci kemakmuran. Wassalam
(NB. terima kasih saya telah dituntun bikin blog yang sederhana ini step by step dari/oleh http://www.planetbisnis.com/?id=mangkuki bagi yg tertarik bisnis via internet bisa juga klik http://www.planetbisnis.com/?id=mangkuki
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar